content top

Bike2Station

Bike2Station

Cukup 4,5 km setiap hari selama lebih kurang 20 menit, dengan elevasi yang menanjak halus mampu menghadirkan kesegaran sehari penuh beraktivitas. Bersepeda dari rumah menuju stasiun kereta. Sejak era commuter line, ‘pasukan’ bike to work bersepeda lipat ‘lenyap’ begitu saja. Jika tak ingin tertingal jadwal KRL yang pertama, dengan waktu tempuh 20 menit-an, maka mau tak mau maksimal pukul 5.10 harus sudah beranjak...

Read More

Di Balik Senyum Petugas SPBU

Di Balik Senyum Petugas SPBU

Setiap kali mengisi bensin di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Pertamina, saya selalu dibuat miris ketika melihat logo “Pasti Pas” yang berdampingan dengan slogan 3S (Senyum, Sapa, Salam). Miris melihat para petugas yang dituntut bekerja tanpa dilindungi oleh perlengkapan kesehatan yaitu masker, akibat tuntutan 3S tadi. Bensin jenis premium masih memiliki kandungan logam berat timbal yang berbahaya bagi...

Read More

Evra vs Suarez Jilid 2

Evra vs Suarez Jilid 2

Manchester United (MU) dan Liverpool memang merupakan seteru lama yang selalu saja menghadirkan banyak cerita. Meski akhir-akhir ini prestasi anak-anak Anfield cenderung ada pada grafik menengah, api tetap saja ketika keduanya bertemu pasti menjadi bigmatch yang teramat sayang untuk dilewatkan. Apalagi pada musim ini, perseteruan dua musuh bebuyutan EPL ini dibumbui dengan insiden rasisme yang terjadi pada Patrice Evra (MU) dan Luis Suarez...

Read More

Komentar Dianggap Spam

Komentar Dianggap Spam

Tiga hari belakangan ini saya gundah-gulana dan menjelma menjadi blogger galau (halah…). Blogwalking tanpa meninggalkan pesan.. Apa kata dunia? Apa sebab saya jadi blogger galau? Setiap saya komentar di blog bermesin wordpress (.com ataupun .org) selalu saja tak muncul di kolom komentar alias komentar saya dianggap spam. Hal di atas tidak berlaku bila saya meninggalkan komentar di blog-blog sahabat yang bermesin blogspot, blogdetik,...

Read More

Bepe20: Ketika Jemariku Menari

Bepe20: Ketika Jemariku Menari

Ini adalah salah satu posting-an hutang saya, menuliskan review sederhana tentang buku Bambang Pamungkas (Bepe), Ketika Jemariku Menari. Buku sudah cukup lama saya beli dan sudah saya tamatkan membacanya. Medio April 2011 saya membelinya, danbutuh waktu 2 mingguan untuk menyelesaikannya. Let’s begin… Selain piawai menggocek bola dengan kakinya, Bepe juga sangat cergas dalam mengayunkan jemarinya untuk menggores pena atau menekan...

Read More
content top